Monday, June 9, 2014

Portfolio

BRAINSTORM



LOGO







Final Logo & Colors // My concept is DNA because everybody has DNA but different identity, and there are so many graphic designer but i want to be different. DNA help people to know the identity, and i want to be a problem solver (helper as well) like the purpose of graphic designer. Actually DNA doesn't have colour, so i use my colours, Grey for bold and strong, Pink for brave, and Soft Pink for feeling because we have to do the work with our heart.


STATIONERY - Business Card





Final Business Card - It flip and Emboss // Flip because i am melancholic and people said that their first impression about me is different between the first meeting and the next meeting. The emboss to give extra effect that this is not ordinary graphic designer

STATIONERY - Letter Head




Final Letter Head // There is no address because the address already on the envelope.

STATIONERY - Envelope







Final envelope // There are only phone and address (just in case) 

Pattern inside the envelope


PORTFOLIO BOOK

This is the first edition // The second edition (after revise is not upload yet because of InDesign Problem, will update soon).




































PIN





SELF PROJECT




































































































reference

reference

3D

3D

My photograph for the lamp

detail

My concept was DNA but i don't put too much 'DNA' on my portfolio book and stationery, so i appreciate DNA by making this display in DNA shape. The material was acrylic (transparent) because DNA doesn't has any colour and we have to see the DNA test result with lamp. The another reason i made lamp because i want to be a light, not light in the bright, but light in the dark. Fungsional, it can be a display and for lamp when you sleep (that's why i made the lamp not to bright).


  XOXO,  
  JAJ  

Kreasi Sampah Rezeki Nambah | Integrated Advertising Campaign

INSIGHT


1. CLIENT’S INSIGHT 
Masalah sampah merupakan fenomena sosial yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak. Beberapa tahun terakhir ini sampah menjadi masalah yang semakin parah dan malah menyalahkan sebagian pihak. Beberapa pihak sudah pernah mensosialisasikan tentang pemilahan sampah, tetapi kurang menyentuh masyarakat sehingga kurang ada gerakan dari masyarakat untuk membiasakan memisahkan sampah organik dan anorganik. 
2. TARGET MARKET’S INSIGHT 
Dewasa (kelas B dan C) 
Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan 
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang tujuan pemilahan sampah 
Kurangnya kepedulian masyarakat untuk membuang sampah berdasarkan tempat sampah organik dan anorganik 
Kurangnya dorongan untuk memulai kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik 

3. WHAT TO SAY 
Sampah bukanlah masalah pemerintah atau satu badan saja, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat karena setiap orang memproduksi sampah. Sebagai warga negara yang baik, sudah seharusnya kita berpartisipasi untuk membantu menyelesaikan masalah sampah ini dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya berdasarkan sampah organik dan anorganik
4. HOW TO SAY 
Dengan pesan tersebut, kita akan memberikan fasilitas yang menunjang untuk memulai kebiasaan pemisahan sampah organik dan anorganik saat membuang sampah, sekaligus memberikan manfaat dari segi kesehatan lingkungan dan ekonomi. 
5. CORE CONCEPT 
Dimulai dari kebiasaan sederhana dan akan membawa hasil yang luar biasa. 
Kebiasaan sederhana yang dimaksud adalah memilah sampah organik dan anorganik, hal ini merupakan langkah dasar yang cukup mudah dan semua orang bisa melakukannya tanpa biaya. Hasil yang luar biasa karena dari kebiasaan ini akan memberi nilai ekonomis. 
6. HOW TO DELIVER 
Kita akan menyampaikan pesan ini dengan melakukan pendekatan : 
Menfasilitas tempat sampah di tempat dan transportasi umum 
Menfasilitasi dengan memberi pembimbing untuk daur ulang dan kreasi sampah sampah 
Mengadakan bazaar untuk mendapatkan nilai ekonomis 
Menambah media ajakan atau sosialisasi (poster, majalah, SMS) 

7. LOOK AND FEEL 
Bersahabat 
Simbiosis mutualisme 
Eksis





CREATIVE BRIEF


1. PROJECT OVERVIEW 
Title 
“ KREASI SAMPAH REZEKI NAMBAH ” 
Background 
Masalah sampah merupakan fenomena sosial yang perlu mendapat perhatian dari semua pihak, karena setiap manusia pasti memproduksi sampah, disisi lain masyarakat tidak ingin berdekatan dengan sampah. Sampah merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama di daerah perkotaan. Apabila sampah tidak ditangani secara baik dan benar dari sumber sampah, maka akan menimbulkan masalah terhadap kesehatan, sosial, ekonomi dan keindahan. 
2. PROBLEM 
Primary 
Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan 
Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang tujuan pemilahan sampah 
Kurangnya kepedulian masyarakat untuk membuang sampah berdasarkan tempat sampah organik dan anorganik 
Kurangnya pacuan atau “sogokan” untuk memulai kebiasaan memilah sampah organik dan anorganik 

Secondary 
Pemerintah sudah mensosialisasikan masalah sampah tetapi masih belum tercapai tujuannya, belum ada gerakan dari masyarakat. 
Kampanye kurang Memorable 
Repot untuk memisahkan sampah 
Kampanye kurang bersifat mengajak 
Kampanye tidak menarik 
Kurangnya frekuensi sosialisasi 

3. FACT 
Setiap harinya 6.500 ton sampah dibuang warga kota Jakarta, volume sampah ini rata-rata naik 5% setiap tahunnya. 
Menurut perkiraan dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah sampah pada tahun 2020 di 384 kota di Indonesia akan mencapai 80.235,87 ton tiap hari. 
Dari sampah yang dihasilkan diperkirakan sebesar 4,2% akan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),37,6% dibakar, sebanyak 37,6% dibakar, sebesar 4,9% dibuang ke sungai, dan tidak tertangani sekitar 53,3%. Umumnya sampah organik dikumpulkan kemudian dibakar, bila hal ini dipertahankan maka hasil pembakaran tersebut berdampak pada kerusakan lingkungan yang akhirnya berkonstribusi pada pemanasan global seperti yang telah dirasakan saat ini. 
Perbandingan waktu daur ulang: 

Kaleng Aluminium....300 tahun 
Botol Plastik..............> 100 tahun 
Popok Bayi...............100 tahun 
Baterei......................100 tahun 
Cangkir plastik.........50 – 80 tahun 
Puntung rokok.........10 – 40 tahun 
Kantong Plastik........10 – 20 tahun 
Minyak oli ................10 tahun 
Kulit Jeruk................6 bulan 
Kertas.......................2 – 5 bulan 
Mendaur ulang 1 ton kertas dapat menyelamatkan pepohonan yg berusia 17-30 tahun, 28 ton air, atau 1.500 liter minyak. 
Mendaur ulang kaca dapat menghemat 1/3 energi panas. 
Mendaur ulang aluminium dapat menghemat listrik sampai 20 kali. 
Diperkirakan 6.4 juta ton sampah masuk ke laut setiap tahunnya di seluruh dunia, dan 80% merupakan plastik; yang membuat lebih dari 1 juta binatang laut mati akibat plastik setiap tahunnya. 
Supermarket di seluruh dunia memberikan lebih dari 17 milyar kantong plastik setiap tahunnya. 
Aneka jenis tissue diproduksi dari serat kayu dan tidak dapat didaur ulang. Gunakan lap/serbet yang bisa dipakai berulang kali. 
Indonesia berpeluang menghasilkan listrik dari sampah; dengan 11.330 ton sampah/hr dan diperkirakan dapat menjadi listrik sebesar 566.6 MWh. 
volume sampah di Indonesia sekitar 1 juta meter kubik setiap hari, namun baru 42% di antaranya yang terangkut dan diolah dengan baik. Jadi, sampah yang tidak diangkut setiap harinya sekitar 348.000 meter titik atau sekitar 300.000 ton. 


4. DRIVER 
Sampah bukanlah hanya masalah pemerintah, semua orang harus berperan dalam mengurangi sampah. Setiap orang harus melaksanakan 4R (Reduce, Re-use, Recycle, Replace). 
What 
Kita bisa memulai dengan memisahkan antara sampah organik dan anorganik yang ada dirumah kita. Pada saat tertentu akan ada pembimbing yang mengajarkan bagaimana cara mendaur dan berkarya dengan sampah tersebut. Para peserta akan diberi waktu beberapa minggu untuk berkreasi sendiri. Setelah mereka memiliki barang yang bisa dijual, maka barang tersebut akan dijual di Recycled Art Bazaar, jadi sampah yang menumpuk dirumah bukan hanya sampah yang tidak berguna. 
Why 
Mengurangi timbunan sampah 
Seperti yang kita tahu, semua sampah itu mempunyai tingkat degradasi (waktu hancur) yang berbeda-beda. Setelah dibuang, sampah akan secara otomatis mengalami degradasi. Sampah anorganik seperti logam, plastik, kaca membutuhkan waktu ratusan tahun untuk menjadi busuk, dibanding dengan sampah organik seperti daun, kertas, dll. Jika semua sampah dijadikan satu di TPA, maka sampah-sampah yang organik saja yang akan terurai, sedangkan sampah anorganik akan tetap pada wujudnya hingga ratusan tahun. Maka kita membutuhkan TPA yang sangat luas. 
Mengurangi pencemaran lingkungan 
Sampah yang kita buang seringkali mengandung bahan beracun, seperti botol pembasmi serangga, baterai, obat-obatan, dll. Jika sampah-sampah itu bisa dipisahkan dan ditangani secara khusus, maka bisa menghindari kemungkinan lingkungan kita tercemar bahan-bahan beracun/berbahaya. 
Nilai ekonomis 
Ada beberapa sampah yang masih memiliki nilai ekonomis, dari pada langsung dibuang, kita dianjurkan untuk melakukan 3R (reuse, reduce, dan recycle). Bahkan dari 3R ini kita bisa memproduksi barang yang berguna dan bisa dijual. 
Where 
Program ini akan disosialisasikan di berbagai tempat di Jakarta, terutama tempat umum seperti jalanan, taman, stasiun, bandara, dermaga, halte, tempat konser, dan pasar malam. 
Pembimbing akan berkeliling di sekitar Jakarta dan berhenti pada titik yang sudah ditentukan untuk membimbing peserta. 
Recycled Art Bazaar akan dilaksanakan di Gelora Bung Karno. 

When 
Pembimbingan keliling Jakarta akan dilaksanakan pada tanggal 10 - 20 Juli 2014. Sedangkan bazaar untuk berjualan barang hasil karya daur ulang akan dilaksanakan pada tanggal 10 - 15 Agustus 2014. 
Who 
Dewasa 
Perempuan (Ibu rumah tangga) 

How 
Menyediakan tempat sampah organik dan anorganik di tempat umum 
Menyediakan pembimbing keliling 
Mengadakan bazaar 
Menempel poster ajakan di tempat umum 
Menempel poster undangan bazaar di tempat umum 
Bekerja sama dengan operator untuk mensosialisasikan program ini (radio & SMS) 


5. GOAL 
Mengajak orang untuk ikut serta dalam usaha mengurangi dan mengolah sampah 
Menanamkan pentingnya memilah sampah organik dan anogranik 
Membangun kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan 
Meningkatkan kreatifitas masyarakat 

6. MEDIA 
Tradisional (Poster, Billboard, Radio, SMS) 
Kreatif (Mobil Keliling, Tempat Sampah, Seragam) 
Digital (Web Banner) 
Event (Poster, Kaos)





CONCEPT
































LOGO


POSTER





BILLBOARD




 RADIO


SMS




WEB BANNER



VAN






ORGANIC & NON ORGANIC BIN




POSTER FOR EVENT




CREW T-SHRT ON BAZAAR



PRESENTATION




































 JAJ